Sendit’s World

…selalu berusaha menjadi lebih baik…

Archive for April 2016

Perjalanan Cinta Bersama Istriku – part 1

leave a comment »

Wooooowwwww…..setelah sekian lama akhirnya menggoreskan tinta lagi di blog ini..kali ini lebih dikarenakan “permintaan” dari istri tercinta saya, Intan Silvia Dale.. 🙂 Kali ini saya mau menulis tentang perjalanan cinta saya dan istri saya… 🙂
Awal mula kami berkenalan adalah 2 hari setelah saya menyelesaikan sidang skripsi di Teknik Mesin FT UI. Darimana saya berkenalan dengannya? Jawabannya adalah “buku muka” alias facebook..wekekekeke.. 🙂 Saya juga sudah lupa kapan nge-add dia sebagai teman..tapi seinget saya sewaktu kami sama-sama sebagai peserta salah satu perlombaan wirausaha di kampus kami dan namanya menjadi salah satu dari sekian banyak peserta yang terlambat melakukan konfirmasi laporan pemakaian dana yang sudah diberikan. Hal ini saya ketahui dari milist yang menjadi wadah komunitas tersebut. Pada hari yang tidak terduga itu, di sore hari ketika saya sedang browsing dan membuka facebook, tiba-tiba ada status dari seorang yang bernama Intan Silvia Dale yang berbunyi, “ada yang tahu nomor telepon Salihara?”. Yang membuat saya langsung bergumam, “ya elaahh…nanya nomor telepon aja pake bikin status…”, wekekekeke…suatu gumaman yang bol3h dibilang sombong + keren karena sekarang kan ada mbah Google..kenapa gak nyari di sono aja…wekekekeke… 🙂 namanya jodoh memang gak kemana..ahay…akhirnya karena niat baik saya membantunya maka saya berikan nomor telepon salihara yang saya dapat dari mbah google juga…hehehe… 😀 ehhh…ngobrol-ngobrol ternyata ujungnya dia minta nomor hp saya dan akhirnya kamipun lanjut komunikasi di sms. Setelah 2 hari sms-an, kami pun janjian untuk ketemuan dan akhirnya bertemu pertama kali di halte Fisip UI. Hari demi hari kami coba mengenal lebih dekat, dan ternyata nih anak seru juga ya…dan sayapun mulai tertarik padanya.. 🙂

Satu minggu berlalu di penghujung tahun 2009 itu, saya pun nekat memantapkan dalam hati untuk menjalin hubungan yang lebih dari sekedar “teman” dengannya. Dan tepat di tanggal 1 Januari 2010 saya memutuskan untuk “meminangnya” menjadi kekasih hatiku. 🙂 Entah apa yang sebenarnya menarik dari dirinya, tapi membuat saya penasaran untuk mengenalnya lebih jauh. Kami pun menjalani hari baru bersama dan baru menggali satu per satu hal terkait diri kami masing-masing, termasuk keluarga. Ternyata kepribadiannya yang rame dan ceria dilatar belakangi oleh keluarga besarnya yang orang Betawi. Wekekekek…orang Jawa yang kalem, pendiam, dan malu-malu ini bertemu dengan seorang wanita Betawi yang rame, seru, dan terkadang “lebay”..wekekekeke… 🙂

Cintaku ini memang pribadi yang unik. Posisinya yang sebagai anak pertama dari 4 adik (1 meninggal) dan masa lalunya yang luar biasa membuat cintaku menjadi sosok yang kuat, dewasa, dan mandiri. Namun karena masa lalunya yang luar biasa itu juga membuatnya menjadi pribadi yang terkadang lemah dan labil. Alhamdulillah ada saya yang bisa melengkapinya..hehehe… 🙂 Perjalanan cinta kami awalnya berlangsung kaku karena pribadi saya yang cuek dan terlalu pasif. Hal ini yang beberapa kali membuat kami beda pendapat dan salah sangka. Tapi dari situ kami jadi belajar saling mengingatkan, saling mengisi, dan saling menguatkan. Ohh betapa indahnya cintaa.. 🙂

2 bulan menjalin cinta dengannya, cintaku akhirnya menceritakan segala hal tentang keluarga dan masa lalunya yang luar biasa. Hmmm…awalnya benar-benar kaget tapi pada akhirnya justru membuatku semakin ingin terus bersama dengannya, membangun mimpi dan masa depan dengannya. 3 bulan menjalani hari bersamanya, cintaku membuat kejutan lagi dengan mengubah penampilan (dan hatinya insya Allah) dengan jilbab yang menutup auratnya. Alhamdulillah..satu lagi faktor yang memantapkan hati ini untuk terus bersamanya. 🙂 4 bulan berjalan saya baru diajak ke rumahnya. Wah rasanya deg-degan pas mau ketemu keluarganya. Walaupun ada neneknya yang orang Jawa tetap saja saya grogi karena sama sekali belum pernah bertamu ke rumah keluarga orang betawi. Ternyata benar apa yang saya duga, keluarga benar-benar rame..hehehe..dari kakek, nenek, ibu, adik-adiknya semua tipikal orang yang rame..tapi membuatku seru dan hangat.. 😀

5 bulan bersamanya, cintaku mendapat musibah, adiknya yang ketiga (Wisnu) sakit radang usus yang cukup parah yang membuatnya harus operasi pemotongan usus besar dan menginap di rumah sakit lebih dari seminggu. Dengan adanya musibah ini justru membuatku semakin dekat dengan keluarga besarnya karena setiap hari bolak-balik ke rumah sakit. Diriku yang waktu itu belum bekerja (cuma jualan kaos bola) justru mempunyai banyak waktu luang untuk membantu dia dan keluarga untuk antar jemput..hehe..alhamdulillah.. 🙂 9 bulan bersamanya, aku akhirnya mencoba untuk menceritakan sebuah perjalanan hidup yang tidak bisa saya ceritakan disini..dan juga kebulatan tekad untuk semakin serius meminangnya..dan memberanikan diri untuk berbicara langsung dengan ibunya, alhamdulillah mendapat respon yang baik.. 🙂

..langsung lompat ke 14 bulan bersamanya, saya memutuskan untuk mulai mencari-cari pekerjaan (job seaker) sebagai bagian dari langkah awal menuju pernikahan bersama cintaku. Beberapa perusahaan coba saya ajuka lamaran, dan akhirnya ada panggilan dari PT. Serasi Autoraya (TRAC) untuk tes psikologi. Di pagi hari yang sudah ditentukan (lupa tanggalnya), saya dan mantan pacar berangkat menuju tempat tes psikologi di daerah Ciputat. Kami berangkat naik motor sekitar jam 7an pagi. Sampai di daerah ragunan, kami terkena musibah yaitu ranjau paku yang mengakibatkan ban bocor parah..innalillahi..ternyata memang selalu ada cobaan dibalik anugerah yang (akan) kami terima. 🙂 Kami pun mendorong sepeda motor dan ternyata tidak jauh dari situ ada tukang tambal ban! mantap! jadi curiga nih..hehe..tapi ya sudahlah.. Akhirnya kami pun mengharapkan bantuan dari tukang tambal ban itu dan benar kami harus mengganti ban dalam motor seharga Rp 40.000. Astaghfirullah..yo wis mau gimana lagi daripada kelamaan. Jam mulai bergerak ke angka 7.45 ketika kami selesai proses penggantian ban dan membuat saya pesimis untuk sampai ke lokasi tes tepat waktu karena jadwal tes dimulai jam 8! Di pagi hari penuh kemacetan mustahil 15 menit sampai dari ragunan ke ciputat dan saya sempat melontarkan candaan ke mantan pacar kalo batal saja untuk ikut tes dan jalan-jalan saja. Tapi mantan pacarku yang seorang motivator ini berhasil meyakinkanku bahwa tidak ada perjuangan yang sia-sia. Akhirnya kamipun terus lanjut menuju Ciputat dan sampai di lokasi jam 8.30 alias terlambat setengah jam dari jadwal. Saya sudah pasrah apapun yang terjadi. Ketika masuk loby sudah sepi dan tanya receptionist langsung diarahkan ke salah satu ruangan di lantai 2. Ketika masuk ruangan tersebut saya melihat seorang staf sedang membagikan kertas dan saya duduk di kursi yang sudah disediakan dan menjadi peserta terakhir yang datang di antara sekitar 15 orang peserta. Alhamdulilla…ternyata tes baru akan dimulai! Sungguh besar anugerah-Mu ya Allah.. 🙂 Setelah seharian melakukan serangkaian tes psikologi yang membuat kepala cenut-cenut ini, tes pun diakhiri dengan interview dengan seorang psikolog dan berakhir jam 5 sore. Sungguh hari yang melelahkan dan menakjubkan! 🙂

15 bulan bersamanya..saya mendapat panggilan untuk interview user dari PT. Serasi Autoraya (TRAC Astra rent a car). Alhamdulillah..ternyata perjuangan ban bocor berhasil meloloskan saya dari jerat tes psikologi. 🙂 Di hari yang sudah ditentukan (lupa lagi tanggalnya), saya datang ke kantor PT. Serasi Autoraya (TRAC) di Sunter. Wew..jauh sekali dari kost saya di Depok..hehehe.. Setelah melalu interview user dengan Kadept, keesokan harinya saya mendapat telepon bahwa saya lolos ke tahap selanjutnya yaitu interview user dengan Kadiv/GM dan juga Direksi. Bismillah dan dengan penuh keyakinan alhamdulillah akhirnya saya lolos di terima kerja di PT. Serasi Autoraya (TRAC Astra rent a car). Sebuah langkah awal untuk meminangnya. 🙂

16 bulan bersamanya..saya mulai merasakan yang namanya kerja kantoran! pergi pagi pulang petang pegel-pegel! Naik bus dari Depok jam setengah 6 pagi menuju Sunter dan pulang kembali ke Depok sampai jam 8 malam.. sesuatu banget untuk perjuangan waktu itu.. Heheheehe.. 🙂 Saya dan mantan pacar bertemu seminggu sekali hanya di hari Sabtu dan Minggu..

17 bulan bersamanya..saya tidak kuat bolak-balik Depok Sunter naik bis dan memutuskan untuk kost di daerah Sumur Batu Kemayoran dekat Sunter. Dan setiap hari naik sepeda ke kantor hehehe..olah raga pagi yang menyehatkan 🙂

18 bulan bersamanya..di penghujung bulan Juni 2011 saya mendapat tugas kantor pertama kali ke Semarang selama 4 hari dari hari Selasa hingga Jum’at, dan karena hari Sabtu nya orang tua main ke Jogja saya sempatkan juga untuk ke Jogja. Dengan penjelasan yang tegas, diiringi dengan derai air mata dan kemantapan hati, di malam minggu itu saya menyampaikan niat dan harapan untuk bisa segera meminang Intan Silvia Dale untuk menjadi istri sah dan halal saya yang pada waktu itu tepat sebulan lagi menuju bulan Ramadhan. Harapan saya dan mantan pacar waktu itu pada Bulan Ramadhan sudah bisa serumah. Orang tua dan kakak pertama saya awalnya terkaget-kaget dengan penjelasan dan permintaan saya yang cukup mendadak tersebut, dan meminta untuk mempertimbangkan lagi niat tersebut agar ada persiapan lebih matang. Namun karena kegigihan dan “kengototan” saya (hehehehe.. :)) saya tidak bergeming. Hingga keesokan harinya ketika kembali ke Jakarta pun melalui telepon saya masih diminta untuk memikirkan ulang, namun mantan pacar saya menambahkan kemantapan hati saya untuk tetap lanjut dengan rencana semula.

19 bulan bersamanya..memasuki bulan Juli 2011, karena deadline yang semakin mepet menuju bulan Ramadhan saya nekat menghubungi om saya yang ada di Cilacap untuk membantu mengurus surat pindah saya ke Jakarta sebagai syarat mendaftar nikah di KUA (karena KTP saya sebelumnya masih KTP Cilacap). Alhamdulillah seminggu diproses dan dikirim ke Jakarta paralel saya juga nego terus untuk jadwal melamar yang akhirnya disepakati oleh orang tua saya akan dilakukan pada 17 Juli 2011. Saya dan mantan pacar juga akhirnya membeli cincin untuk mahar pernikahan. Dan pada hari yang sudah ditentukan yaitu tanggal 17 Juli 2011 akhirnya saya dan keluarga melamar Intan Silvia Dale. Dan dalam momentum tersebut disepakati untuk tanggal pernikahan adalah 30 Juli 2011 dengan pernikahan sederhana di rumah keluarga Intan. Seminggu sebelum tanggal pernikahan saya dan Intan sudah mendapatkan kontrakan untuk kami tinggali setelah pernikahan dan mengisi dengan perabotan sekadarnya yang penting bisa ditinggali dengan nyaman hehe.. 🙂 Dan hari penantian telah tiba yaitu tanggal resepsi 30 Juli 2011 dengan dibantu Fotografer dari temen Intan, Dekorasi sederhana dari temen Intan, Baju pernikahan kami jahit sendiri masing-masing..dan di hadapan penghulu, orang tua, saksi, dan para tamu undangan yang hadir saya memantapkan hati dengan mengucap janji suci akad nikah.. Alhamdulillah semuanya dimudahkan.. ahh momen yang sangat luar biasa.. 🙂

Written by sendit

April 30, 2016 at 4:22 am

Ditulis dalam Uncategorized