Sendit’s World

…selalu berusaha menjadi lebih baik…

Keanehan KASUS AA

dengan 5 komentar

Mengikuti berita beberapa hari terakhir membuat saya juga ingin menulis. Saya termasuk orang yang tidak terlalu percaya AA sebagai otak pembunuhan. Meskipun ada sedikit swing-swing bersliweran di hati… ah bisa aja… gitu…

Tapi baiklah, apapun alasannya saya termasuk orang yang tidak percaya AA sebagai otak pembunuhan.

pertama,

Seandainya benar apa yang diskenariokan oleh polisi, tentang cinta segitiga, pemerasan, maka terjadi pembunuhan dengan melibatkan sekian banyak orang… kok rasanya aneh. Kenapa? AA orang yang sangat mengerti hukum, (kalau saya tempatkan diri saya sebagai AA maka saya tidak akan memilih eksekusi dengan melibatkan sekian banyak “saksi”. Sangat beresiko) Skenarionya kok terlalu simple, menyewa pembunuh bayaran, dorr!! Ditembak di keramaian lagi. Bukankan sangat beresiko??? Pasti akan ada saksi yang melihat sepeda motornya, atau paling tidak ciri-ciri penembak.

Kenapa AA ga pake Racun Aja?? Atau “kecelakaan” ?? Bakar Rumah?? Atau apalah…(saya gak bakat jadi penjahat…)

Atau jangan-jangan sengaja supaya ketahuan, sengaja supaya tertangkap, lalu “bernyanyi”, saya disuruh orang yang ”katanya” si ini itu dst… benarkan mereka pernah ketemu orang yang menyuruh????

kedua,

Setelah tersiar kabar burung , diseluruh mass media tentang kasus ini, dengan riang gembira sigap kejaksaan hari jumat, mengumumkan bahwa AA statusnya adalah TERSANGKA. Lihat keanehannya, bukankah surat pemanggilan polisi untuk pemeriksaan masih hari senin dengan status SAKSI, mengapa kejaksaan sudah mengumumkan status AA sebagai tersangka???

Hmmm…..Aneh….


ketiga,
 

Begitu di periksa, AA langsung menjadi tersangka dan dikenakan status tahanan. Sedikit keanehannya, karena AA adalah orang hukum, mengapa polisi tidak menjelaskan kepada AA dasar hukum atau bukti awal apa yang menyebabkan AA harus ditahan??? Ayooo dong om polisi jelaskan… jadi publik bisa menilai…

keempat,

Disebutkan AA pernah mengirin SMS Ancaman. Rasanya TIDAK MUNGKIN AA kirim SMS acaman kemudian membunuh orang yang diancam tersebut. Bukankah AA tau persis kalau dia pernah mengirim SMS, kemudian AA membunuh orang tersebut polisi akan menelusuri HP Korban. AA kan juga melakukan hal sejenis buat para tersangka (ingat penyadapan Jaksa Urip dan Artalita di tahanan???). Aneh…. (sambil geleng-geleng)

Menurut Anda Gimana???

Polisi yang hebat atau AA yang sebodoh itu???

-edit dari kaskus-

Ditulis oleh sendit

Mei 5, 2009 pada 9:48 am

Ditulis dalam Uncategorized

5 Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. Hot news… masalah sms tu kyknya pake scrip pengirim sms palsu, aq sempat baca di http://www.sangatrahasia.com thn lalu, tp web tu dah gk aktif. Di emailku masih ada sampel kiriman email admin.sangatrahasia.com nah data pengirimnya aq sendiri, klw dibalas masuk ke mailku ndiri. Skrg aq nyesel bgt, napa aq gk beli tu scripnya. Klw ada yg sempat beli produk sangatrahasia.com comment dong cara kerjanya…. SURVIVE buat AA. msh banyak koruptor yg berkeliaran di Indonesia

    ikram

    Mei 5, 2009 pada 3:01 pm

    • terima kasih info nya….semoga kebenaran segera terungkap!! :)

      sendit

      Mei 5, 2009 pada 3:19 pm

  2. ya saya juga tidak yakin AA sebodoh itu, dia itu salah satu anak terbaik bangsa ini…saya benar benar gak percaya dia sebodoh itu. kalau pada akhrinya dia dijebak dan dihukum mati saya bisa lebih percaya..

    rani juliani

    Mei 5, 2009 pada 5:01 pm

  3. bagi saya masalahnya bukan apakah AA sebodoh itu …
    Kalau boleh berandai-andai, seandainya Perkara sudah digelar di pengadilan, dan AA divonis hukuman mati sesuai harapan keluarga korban. Tapi ternyata “Dalang” yang sebenarnya terungkap, tentunya karena “Anugrah Tuhan Yang Maha Adil” tetapi setelah AA dieksekusi. Pertanyaannya : – Apakah Nyawa AA cukup di ganti dengan kata-kata “Ma’af, kami ternyata salah tangkap, salah tuntut, dan salah Vonis” ?
    - Apakah keluarga korban bisa menggantikan nyawa AA dan menggantikan tugas-tugas Beliau.
    Di negara kita Kehormatan dan Nyawa seseorang sudah biasa buat “MAINAN”. Tapi untuk kali ini, kalau masih saja aparat senang “MAIN-MAIN”, saya pikir bangsa ini akan mendapat adzab yang lebih dahsyat dari Tsunami, Gempa, atau “Lumpur Lapindo”, itu pasti . Jadi sebelum terjadi “PAKAILAH akal dan NURANI mu, wahai Bapak-bapak yang di atas sana !”

    azwar

    Mei 10, 2009 pada 4:18 am

  4. Mau dibawa kemana bangsa ini?

    Anak Bangsa

    Mei 14, 2009 pada 11:36 am


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.