Sendit’s World

…selalu berusaha menjadi lebih baik…

Kisah Perahu & Rayap

dengan 4 komentar

Dikisahkan dua orang laki-laki bekerja keras membuat sebuah perahu. Ketika sedang sibuk bekerja mereka berdua menemukan rayap disebuah papan. Salah seorang dari mereka kemudian ingin membuang papan itu tapi temannya melarang. Dia berkata, ”kenapa papan ini dibuang? Kan sayang. Lagipula tidak ada masalah. Cuma kena rayap sedikit saja.”

Karena tidak ingin mengecewakan temannya, papan yang ada rayapnya pun digunakan untuk membuat perahu. Selang beberapa hari, perahu pun selesai dan sudah bisa digunakan untuk melayari lautan.

Tapi beberapa tahun kemudian, rayap-rayap itu ternyata bertelur dan menetas. Rayap-rayap itu kemudian menggerogoti kayu kapal. Bahkan rayap-rayap itu menyebar kemana-mana hingga memakan kayu yang ada di lambung kapal.

Kapal terus digunakan dan tak seorang pun sadar hingga akhirnya, kayu-kayu perahu itu pun mulai keropos. Dan, ketika dihantam oleh ombak besar, air berhasil menembus masuk dari celah-celah dan lubang-lubang kayu. Karena hujan juga sering turun dengan deras, para awak perahu tidak mampu lagi menguras air yang masuk ke dalam perahu sehingga akhirnya perahu itu karam. Di dalamnya terdapat barang-barang berharga dan nyawa manusia.

Kalau saja kita sadar bahwa malapetaka besar ini sebenarnya berasal dari hal yang remeh dan tidak berharga seperti papan yang sudah kena rayap. Kalau saja ketika membuat perahu dahulu papan itu dibuang, tentu saja malapetaka ini bisa dicegah.

Dan, begitulah kalau pada kenyataannya kita sering tidak sadar kalau perbuatan-perbuatan kecil dan remeh yang kita lakukan kadang-kadang justru malah menimbulkan malapetaka besar.

Ditulis oleh sendit

Agustus 10, 2010 pada 9:00 am

Ditulis dalam Uncategorized

Makan Gaji Buta

dengan 20 komentar

makan gaji buta

Suatu pagi seorang pegawai memutuskan untuk menghadap atasannya menyampaikan maksud hati dan segala uneg-unegnya untuk meminta kenaikan gaji. Atasannya kemudian tertawa, mempersilahkannya untuk duduk dan berkata, “Ha… ha… ha…, dengar kawan, anda itu bahkan belum bekerja untuk perusahaan ini meskipun satu hari! Masa sekarang mau minta naik gaji?”


Tentu saja sang pegawai sangat terkejut mendengar hal itu namun atasannya segera meneruskan.. .

Atasan : “Coba katakan ada berapa hari dalam setahun?”
Pegawai: “365 hari dan kadang-kadang 366 hari.” 
Atasan : “Betul, sekarang ada berapa jam dalam sehari?”
Pegawai: “24 jam.”
Atasan: “Berapa jam kamu bekerja dalam sehari?”
Pegawai: “Dari jam 08:00 s/d 16:00 jadi 8 jam sehari.”
Atasan : “Jadi, berapa bagian dari harimu yang kamu pakai bekerja?”
Pegawai: “(mulai ngitung dalam hati… 8/24 jam = 1/3) Sepertiga!”
Atasan : “Wah pinter kamu! Sekarang berapakah 1/3 dari 366 hari?”
Pegawai: “122 (1/3×366 = 122 hari).”
Atasan : “Apakah kamu bekerja pada hari Sabtu dan Minggu?”
Pegawai: “Tidak, Pak!”
Atasan : “Berapa jumlah hari Sabtu dan Minggu dalam setahun?”
Pegawai: “52 hari Sabtu ditambah 52 hari Minggu = 104 hari.”
Atasan : “Nah, kalau kamu kurangkan 104 hari dari 122 hari, berapa yang tinggal?”
Pegawai: “18 hari.”
Atasan : “Nah, saya sudah kasih kamu 12 hari cuti tiap tahun… Sekarang kurangkan 12 hari dari 18 hari yang tersisa itu berapa hari yang tinggal?”
Pegawai: “6 hari.”
Atasan : “Di hari Idul Fitri dan Idul Adha apakah kamu bekerja?”
Pegawai: “Tidak, Pak!”
Atasan : “Jadi sekarang berapa hari yang tersisa?”
Pegawai: “4 hari.”
Atasan : “Di hari Natal dan Tahun Baru apakah kamu bekerja?”
Pegawai: “Tidak, Pak!”
Atasan : “Jadi sekarang berapa hari yang tersisa?”
Pegawai: “2 hari.”
Atasan : “Sekarang sisa tersebut kurangi dengan Libur Waisak, Imlek, Nyepi, 1 Muharram, Maulid Nabi, Isra’ Mikraj, Wafat Yesus, Kenaikan Isa Almasih, Proklamasi.. ., berapa hari yang tersisa?”
Pegawai: “??? Gak ada sisa, Pak.”
Atasan : “Jadi sekarang anda mau menuntut apa?”
Pegawai: “Saya mengerti pak, sekarang saya sadar bahwa selama ini saya sudah makan gaji buta dengan tidak bekerja sedikit pun. Saya minta maaf, Pak.”
Atasan : “Ya udah sana dan jangan coba-coba minta naik gaji lagi yah!”

:) Makanya jadi pengusaha Pak…biar gak makan gaji buta…he3…. :)

-dari millist-

Ditulis oleh sendit

Juni 4, 2009 pada 4:41 am

Ditulis dalam Uncategorized

Foto di Pulau Nusakambangan

dengan 14 komentar

Foto ini saya ambil ketika saya menjalani kerja praktek di PLTU Cilacap kurang lebih 1 tahun yang lalu. Waktu itu saya bersama teman-teman dari Universitas lain yang juga kerja praktek di sana berinisiatif untuk jalan-jalan ke Pulau Nusakambangan sebelum masa waktu kerja praktek berakhir. Ya…setidaknya kami punya momen bersama yang dapat mengingatkan kami akan keindahan kota Cilacap yang sebenarnya…di Pulau Nusakambangan…
waktu itu kami ber..(lupa berapa anak) sedang bermain-main di atas batu karang dan tertarik dengan deburan ombak yang memecah batu karang tersebut. Teman saya (Richak) dengan PD nya ingin merasakan hantaman ombak di atas batu karang. Saya yang gak mau berbasah-basahan memilih untuk memotret suasana laut dan pantai di Pulau tersebut yang sangat luar biasa…
Ketika Richak sudah siap dengan posisi nya untuk menerima hantaman ombak, saya berinisiatif untuk memotretnya…dan hasilnya adalah foto di atas tersebut yang dimana menunjukkan waktu sesaat sebelum Richak basah kuyup di hantam ombak. Setelah ombak basah kuyup membasahi Richak dan menghantam batu karang, saya yang berdiri kurang lebih 10 m dari Richak berada masih melihat-lihat foto yang barusan saya ambil di kamera Canon punya bapak saya. Namun dalam hitungan sekejap saya menyadari ternyata pecahan ombak yang tadi mengenai Richak dan batu karang bergerak ke arah saya dan siap untuk menabrak batu karang di tempat saya berdiri. Seketika itu juga saya membalikkan tubuh saya untuk menghindari pecahan ombak yang bisa membasahi saya dan tentunya juga kamera yang saya pegang. Namun, ketika baru saja membalikkan badan dan belum sempat menyembunyikan kamera, dari belakang ombak sudah memcah batu karang dimana saya berdiri. Dan seketika itu bagian belakang tubuh saya basah dan beberapa cipratan air nya juga mengenai kamera yang saya bawa tadi.
Dan hasilnya…..kamera bapak saya itu rusak… :( karena bagian dalam kamera tersebut terkena air laut yang tentunya mengandung garam dan saya baru tahu rusaknya ketika sampai rumah membuka kamera tersebut dan mengeringkannya. Ada sedikit bagian di dekat LCD yang rusak karena ada endapan garam juga dari air laut tadi..
Dan ketika di bawa ke service kamera di Jogja (di Cilacap gak ada) ketika saya ke Jogja, biaya service nya justru bisa membeli kamera Canon jenis baru yang justru sedikit di atas kamera Canon bapak saya tadi. Dan ketika saya balik ke Jakarta, saya mencoba untuk ke Mangga Dua dimana dulu kakak saya membeli kamera tersebut. Setelah dicek dikasih tahu sama seperti ketika saya di Jogja. Harga servicenya justru bisa beli kamera Canon jenis baru yang lebih mantap. Padahal bapak saya sudah memebri saya uang Rp 500.000,- untuk men-service kamera tersebut karena dikiranya bisa diservice dan gak mahal-mahal amat..
Dan ternyata kalo mau service saya harus membayar Rp 1,1 juta dan jika mau melakukan tukar tambah cukup membayar Rp 950.000,- (tetep aja mahal) dan mendapatkan kamera Canon yang sejenis tapi tipe baru dan kualitas di atas kamera bapak saya yang rusak tersebut (Harganya Rp 1,25 juta). Akhirnya saya memutuskan untuk melakukan tukar tambah dengan membayar Rp 950.000,- yang artinya kamera bapak saya yang rusak tadi (cuma) dihargai Rp 300.000,-, lumayanlah daripada service Rp 1,1 juta…he3… :)
Dan saya nombokin Rp 450.000,- karena bapak saya cuma memberi saya Rp 500.000,- dan saya gak mau minta lagi, gak enak..lha wong saya yang ngerusak..he3..ya udah bongkar tabungan dari jualan kaos dan merelakan Rp 450.000,- untuk mendapatkan kamera baru… :)
Yang pasti, momen di Pulau Nusakambangan bersama teman-teman kerja praktek gak pernah bisa terlupakan…The best dah… ;)

Picture 273

Foto ini saya ambil ketika saya menjalani kerja praktek di PLTU Cilacap kurang lebih 1 tahun yang lalu. Waktu itu saya bersama teman-teman dari Universitas lain yang juga kerja praktek di sana berinisiatif untuk jalan-jalan ke Pulau Nusakambangan sebelum masa waktu kerja praktek berakhir. Ya…setidaknya kami punya momen bersama yang dapat mengingatkan kami akan keindahan kota Cilacap yang sebenarnya…di Pulau Nusakambangan…

waktu itu kami ber..(lupa berapa anak) sedang bermain-main di atas batu karang dan tertarik dengan deburan ombak yang memecah batu karang tersebut. Teman saya (Richak) dengan PD nya ingin merasakan hantaman ombak di atas batu karang. Saya yang gak mau berbasah-basahan memilih untuk memotret suasana laut dan pantai di Pulau tersebut yang sangat luar biasa…

Ketika Richak sudah siap dengan posisi nya untuk menerima hantaman ombak, saya berinisiatif untuk memotretnya…dan hasilnya adalah foto di atas tersebut yang dimana menunjukkan waktu sesaat sebelum Richak basah kuyup di hantam ombak. Setelah ombak basah kuyup membasahi Richak dan menghantam batu karang, saya yang berdiri kurang lebih 10 m dari Richak berada masih melihat-lihat foto yang barusan saya ambil di kamera Canon punya bapak saya. Namun dalam hitungan sekejap saya menyadari ternyata pecahan ombak yang tadi mengenai Richak dan batu karang bergerak ke arah saya dan siap untuk menabrak batu karang di tempat saya berdiri. Seketika itu juga saya membalikkan tubuh saya untuk menghindari pecahan ombak yang bisa membasahi saya dan tentunya juga kamera yang saya pegang. Namun, ketika baru saja membalikkan badan dan belum sempat menyembunyikan kamera, dari belakang ombak sudah memcah batu karang dimana saya berdiri. Dan seketika itu bagian belakang tubuh saya basah dan beberapa cipratan air nya juga mengenai kamera yang saya bawa tadi.

Dan hasilnya…..kamera bapak saya itu rusak… :( karena bagian dalam kamera tersebut terkena air laut yang tentunya mengandung garam dan saya baru tahu rusaknya ketika sampai rumah membuka kamera tersebut dan mengeringkannya. Ada sedikit bagian di dekat LCD yang rusak karena ada endapan garam juga dari air laut tadi..

Dan ketika di bawa ke service kamera di Jogja (di Cilacap gak ada) ketika saya ke Jogja, biaya service nya justru bisa membeli kamera Canon jenis baru yang justru sedikit di atas kamera Canon bapak saya tadi. Dan ketika saya balik ke Jakarta, saya mencoba untuk ke Mangga Dua dimana dulu kakak saya membeli kamera tersebut. Setelah dicek dikasih tahu sama seperti ketika saya di Jogja. Harga servicenya justru bisa beli kamera Canon jenis baru yang lebih mantap. Padahal bapak saya sudah memebri saya uang Rp 500.000,- untuk men-service kamera tersebut karena dikiranya bisa diservice dan gak mahal-mahal amat..

Dan ternyata kalo mau service saya harus membayar Rp 1,1 juta dan jika mau melakukan tukar tambah cukup membayar Rp 950.000,- (tetep aja mahal) dan mendapatkan kamera Canon yang sejenis tapi tipe baru dan kualitas di atas kamera bapak saya yang rusak tersebut (Harganya Rp 1,25 juta). Akhirnya saya memutuskan untuk melakukan tukar tambah dengan membayar Rp 950.000,- yang artinya kamera bapak saya yang rusak tadi (cuma) dihargai Rp 300.000,-, lumayanlah daripada service Rp 1,1 juta…he3… :)

Dan saya nombokin Rp 450.000,- karena bapak saya cuma memberi saya Rp 500.000,- dan saya gak mau minta lagi, gak enak..lha wong saya yang ngerusak..he3..ya udah bongkar tabungan dari jualan kaos dan merelakan Rp 450.000,- untuk mendapatkan kamera baru… :)

Yang pasti, momen di Pulau Nusakambangan bersama teman-teman kerja praktek gak pernah bisa terlupakan…The best dah… ;)

Ditulis oleh sendit

Juni 3, 2009 pada 7:08 am

Ditulis dalam Umum

Kaya Miskin dari Google Earth

dengan 28 komentar

Ini kerjaan orang iseng…tapi keren juga buat jadi bahan renungan… :)

Perbedaan orang kaya dan orang miskin dari kaca mata google earth..

1. Perumahan Pondok Indah

banyak kolam renang nya…

2. Perumahan Pantai Mutiara

ada kapal nya di belakang rumah…

3. Perumahan Lippo Karawaci

rapih kaya rumah-rumahan lego…

Kesimpulan :
1. Rumah orang2 kalangan jetset biasanya halamannya luas.
2. Ada kolam renangnya.
3. Rumahnya tetangga saling berjauhan.
4. Lingkungannya asri, hijau, banyak pohon, dll.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh sendit

Mei 31, 2009 pada 5:08 pm

Ditulis dalam Umum

Sebagai Renungan

dengan 4 komentar

:) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)

I asked for Strength………
And God gave me Difficulties to make me strong.

I asked for Wisdom………
And God gave me Problems to solve.

I asked for Prosperity………
And God gave me Brain and Brawn to work.

I asked for Courage………
And God gave me Danger to overcome.

I asked for Love………
And God gave me Troubled people to help.

I asked for Favors………
And God gave me Opportunities.

I received nothing I wanted ……..
I received everything I needed!

Kadang, apa yang kita harapkan sudah diberikan kepada kita.
Hanya saja kita tidak menyadarinya. :)

Karena Tuhan mempunyai caraNya sendiri dalam mengasihi umatnya.
Untuk itu, selalulah bersyukur dalam setiap kesempatan. :)

Dan jangan pernah mengeluh.
Karena kita tidak akan pernah tahu rencana Tuhan yang sebenarnya. :)

Ditulis oleh sendit

Mei 31, 2009 pada 7:17 am

Ditulis dalam Umum

Sukses Chelsea, Sukses Guss Hiddink!

dengan 9 komentar

London - Guus Hiddink telah menyelesaikan tugasnya di Chelsea. Satu trofi telah ia persembahkan, di masa tugasnya yang kurang dari empat bulan tersebut. Bagaimana jejak langkah sang meneer di London Barat?

Hiddink ditunjuk Chelsea pada 11 Februari, menggantikan posisi Luis Felipe Scolari. Disepakati, Hiddink bertugas hingga akhir musim. Pria asal Belanda ini melakoni jabatan rangkap, yakni dengan menukangi Chelsea tanpa meninggalkan posisinya di tim nasional Rusia.

Tugas pertamanya dilalui dengan baik, yakni dengan mengalahkan Aston Villa 0-1. Di laga debutnya, sang meneer melakukan terobosan yakni menduetkan Didier Drogba dan Nicolas Anelka. Sesuatu yang jarang sekali dilakukan oleh Scolari. Oleh Hiddink, Drogba-Anelka dijadikan senjata andalan.

Kurang dari sebulan, sentuhan midas Hiddink menunjukkan khasiatnya. Chelsea yang ketika ditinggalkan Scolari berada di posisi keempat klasemen sementara, langsung dibawanya ke tangga runner up di pada akhir Februari.

Memasuki bulan kedua, Hiddink terus mendulang kemenangan di kompetisi domestik dan meloloskan The Blues ke babak perempatfinal Liga Champions, usai menyingkirkan Juventus dengan agregat 3-2.

Deretan tujuh laga tanpa kalah di seluruh ajang yang diikuti Chelsea akhirnya terhenti di akhir Maret. Adalah Tottenham Hotspur yang menghadirkan kekalahan perdana bagi Hiddink. Kekalahan itu harus membuat The Pensioner, julukan lain Chelsea, turun ke tangga ketiga klasemen sementara.

April menjadi bulan yang sibuk bagi Chelsea. Agenda padat dijalani John Terry dkk. harus bertarung di Liga Primer, perempat final Liga Champions, dan semifinal FA Cup.  Praktis setiap tiga hari sekali Chelsea harus turun bertanding.

Lawan berat siap menghadang. Liverpool di Liga Champions, Arsenal di Piala FA, serta di Liga Primer lawan-lawan alot seperti Bolton dan Everton harus dihadapi.

Meneer Hiddink sukses melewati ujian berat itu. Lewat sebuah laga thriller, mantan pelatih Korea Selatan itu meloloskan Chelsea ke semifinal Liga Champions usai mendepak Liverpool. Di Piala FA, tiket final diraih usai mengandaskan Arsenal 2-1. Meski begitu, upaya Hiddink di Liga Primer belum bisa memperbaiki posisi Chelsea.

Mei adalah bulan terakhir Hiddink di kursi manajer Chelsea. Bulan Mei ditutup dengan kekecewaan, yakni tersingkirnya Chelsea dari Liga Champions di tangan Barcelona. Hiddink pun direpotkan dengan sikap negatif pemainnya pasca tersingkir. Sebuah tindakan yang membuat Chelsea dikenai dakwaan bersalah oleh UEFA.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh sendit

Mei 30, 2009 pada 5:06 pm

Ditulis dalam Umum

Lujo, Sang Pencabut Nyawa Mirip Ebola

dengan 5 komentar

ATLANTA (SuaraMedia News) – Para ilmuwan telah mengidentifikasi sebuah virus baru di Afrika yang menyebabkan pendarahan seperti virus Ebola yang dikenal mengerikan itu.

Virus yang dinamai “Lujo (LUJV)” itu menginfeksi lima warga di Zambia dan Afrika Selatan pada musim gugur lalu. Empat di antara mereka tewas, namun korban kelima bisa bertahan setelah mendapatkan perawatan sesuai rekomendasi ilmuwan.

“Virus ini benar-benar agresif,” kata Dr. Ian Lipkin dari Universitas Columbia, yang turut menemukan virus itu. Hasil laporan Lipkin dan para koleganya diterbitkan di laman jurnal ilmiah PLoS Pathogens, Kamis 28 Mei 2009.

“Belum jelas bagaimana orang pertama bisa terinfeksi. Namun hama itu datang dari keluarga virus yang ditemukan di binatang pengerat,” kata Dr Ian Lipkin, pakar epidemi Columbia University yang terlibat dalam penemuan itu, dikutip dari Associated Press, Jumat (29/5/2009).

Virus itu mulai menjangkit pada September tahun lalu, ketika seorang wanita yang berprofesi sebagai agen perjalanan di Lusaka, Zambia, sakit dengan demam yang terus memburuk. Dia kemudian diterbangkan ke Johannesburg, Afrika Selatan, hingga tewas di sana.

Seorang paramedis di Lusaka yang juga merawat dia juga jatuh sakit, lalu dikirim ke Johannesburg, dan meninggal dunia. Tiga korban lain yang terinfeksi merupakan pekerja kesehatan di Johannesburg.

Tim penyelidik yakin bahwa virus itu disebarkan dari orang-ke-orang melalui cairan tubuh. Namun , “Ini bukan jenis virus seperti flu yang dapat menyebar luas,” kata Dr. Anthony Fauci, direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases, yang mendanai penemuan virus itu.

Para penyelidik menduga bahwa sakit yang diderita para korban mirip dengan Ebola. Pasalnya, beberapa pasien mengalami pendarahan di gusi dan di sekitar bekas tusukan jarum suntik. Demikian ungkap Stuart Nichol, peneliti dari Pusat Pengendalian Penyakit (CDC). Penderita juga mengalami gejala demam, shock, koma, dan disfungsi organ.

Seorang penderita kemudian diberi obat ribavirin. Pasien yang bersangkutan kemudian membaik. Namun masih perlu diteliti lebih lanjut atas khasiat ribavirin bagi penderita Lujo

Nama “Lujo” diambil dari Lusaka dan Johannesburg, dua kota di mana virus itu pertama kali teridentifikasi.

Sumber : http://www.suaramedia.com/

Ditulis oleh sendit

Mei 30, 2009 pada 11:21 am

Ditulis dalam Umum

Kekuatan tanpa Kekerasan

dengan 4 komentar

Berikut ini adalah cerita masa muda Dr. Arun Gandhi (cucu dari Mahatma Gandhi – Pendiri Lembaga M.K.Gandhi)

Waktu itu saya masih berusia 16 tahun dan tinggal bersama orang tua di sebuah lembaga yang didirikan oleh kakek saya, di tengah-tengah kebun tebu, 18 mil di luar kota Durban, Afrika Selatan.

Kami tinggal jauh dipedalaman dan tidak memiliki tetangga. Tak heran bila saya dan dua saudara perempuan saya sangat senang bila ada kesempatan pergi ke kota untuk mengunjungi teman atau menonton bioskop.

Suatu hari, ayah meminta saya untuk mengantarkan beliau ke kota untuk menghadiri konferensi sehari penuh. Dan, saya sangat gembira dengan kesempatan itu. Tahu bahwa saya akan pergi ke kota, ibu memberikan daftar belanjaan yang ia perlukan. Selain itu, ayah juga meminta saya untuk mengerjakan beberapa pekerjaan yang lama tertunda, seperti memperbaiki mobil di bengkel.

Pagi itu, setiba di tempat konferensi, ayah berkata, “Ayah tunggu kau disini jam 5 sore. Lalu kita akan pulang ke rumah bersama-sama. “

Segera saja saya menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang diberikan oleh ayah saya. Kemudian, saya pergi ke bioskop. Wah, saya benar-benar terpikat dengan dua permainan John Wayne sehingga lupa akan waktu. Begitu melihat jam menunjukkan pukul 17:30, langsung saya berlari menunju bengkel mobil dan terburu-buru menjemput ayah yang sudah menunggu saya. Saat itu sudah hampir pukul 18:00.

Dengan gelisah ayah menanyai saya, “Kenapa kau terlambat?”

Saya sangat malu untuk mengakui bahwa saya menonton film John Wayne sehingga saya menjawab, “Tadi, mobilnya belum siap sehingga saya harus menunggu.” Padahal, ternyata tanpa sepengetahuan saya, ayah telah menelepon bengkel mobil itu. Dan, kini ayah tahu kalau saya berbohong.

Lalu ayah berkata, “Ada sesuatu yang salah dalam membesarkan kau sehingga kau tidak memiliki keberanian untuk menceritakan kebenaran pada ayah. Untuk menghukum kesalahan ayah ini, ayah akan pulang ke rumah dengan berjalan kaki sepanjang 18 mil dan memikirkannya baik-baik.”

Lalu, ayah dengan tetap mengenakan pakaian dan sepatunya, ayah mulai berjalan kaki pulang ke rumah. Padahal hari sudah gelap, sedangkan jalanan sama sekali tidak rata. Saya tidak bisa meninggalkan ayah, maka selama lima setengah jam, saya mengendarai mobil pelan-pelan di belakang beliau, melihat penderitaan yang dialami oleh ayah hanya karena kebohongan bodoh yang saya lakukan.

Sejak itu saya tidak pernah akan berbohong lagi.

“Sering kali saya berpikir mengenai peristiwa ini dan merasa heran. Seandainya Ayah menghukum saya sebagaimana kita menghukum anak-anak kita, maka apakah saya akan mendapatkan sebuah pelajaran mengenai tanpa kekerasan? Saya kira tidak. Saya akan menderita atas hukuman itu dan melakukan hal yang sama lagi. Tetapi, hanya dengan satu tindakan tanpa kekerasan yang sangat luar biasa, sehingga saya merasa kejadian itu baru saja terjadi kemarin. Itulah kekuatan tanpa kekerasan.”

semoga bermanfaat buat kita semua…dari cerita di atas…

Ditulis oleh sendit

Mei 30, 2009 pada 4:02 am

Ditulis dalam Umum

Seorang Mahasiswi dapet Lotre Rp 100 Miliar

dengan 18 komentar

Gila bener..bener2 kaya mendadak…tapi namanya juga lotre…yo sama kayak yang diomongin Bang Oma…JUDI…haram boosss…. :)

PERTH, KOMPAS.com — Seorang mahasiswi yang tidak disebutkan namanya, Kamis (28/5), mendapatkan hadiah lotre senilai 13 juta dollar Australia (sekitar Rp 100 miliar). Ini sebuah kejutan karena tiket lotre itu dia terima sebagai hadiah oleh ayahnya yang mengalami kesulitan keuangan 10 bulan lalu. Demikian pernyataan agen penyelenggara lotre di Australia.

Dalam pengumuman itu tidak disebutkan jati diri sang mahasiswa yang sangat beruntung itu, tetapi hanya disebutkan bahwa dia tinggal di pantai barat Perth. Lotre itu sendiri sebenarnya sudah ditarik sejak 22 Juli tahun lalu, dan akan hangus jika dalam waktu 12 bulan hadiahnya tak diambil.

Selama 10 bulan itu, dia tidak menyadari bahwa dirinya telah memenangi lotre bernilai jutaan dollar itu. “Sering kali saya berpikir untuk mengecek tiket lotre itu dan berpikir memenanginya. Dengan demikian, saya dapat membantu ibu dan ayah keluar dari kesulitan keuangan,” kata gadis itu seperti dikutip pihak agen lotre.

Tidak disebutkan bagaimana ceritanya sampai akhirnya mahasiswi itu mengetahui bahwa dirinya memenangi lotre dan kemudian mengambil hadiahnya.

Untuk apa uang sebesar itu? Seperti dikutip agen, mahasiswi itu akan memberikan sebagian di antaranya untuk kepentingan riset dan karitatif. “Sungguh sangat menyenangkan mempunyai uang begitu banyak seperti yang saya impikan selama ini. Juga yang diimpikan orang-orang yang dekat dengan saya,” kata mahasiswi itu.

Sumber : Kompas.Com

Ditulis oleh sendit

Mei 29, 2009 pada 12:39 pm

Ditulis dalam Umum

Kisah Pramugari

dengan 9 komentar

Saya adalah seorang pramugari biasa dari China Airline, karena bergabung dengan perusahaan penerbangan hanya beberapa tahun dan tidak mempunyai pengalaman yang mengesankan, setiap hari hanya melayani penumpang dan melakukan pekerjaan yang monoton.

Pada tanggal 7 Juni yang lalu saya menjumpai suatu pengalaman yang membuat perubahan pandangan saya terhadap pekerjaan maupun hidup saya.

Hari ini jadwal perjalanan kami adalah dari Shanghai menuju Peking, penumpang sangat penuh pada hari ini.

Diantara penumpang saya melihat seorang kakek dari desa, merangkul sebuah karung tua dan terlihat jelas sekali gaya desanya, pada saat itu saya yang berdiri dipintu pesawat menyambut penumpang kesan pertama dari pikiran saya ialah zaman sekarang sungguh sudah maju seorang dari desa sudah mempunyai uang untuk naik pesawat.

Ketika pesawat sudah terbang, kami mulai menyajikan minuman, ketika melewati baris ke 20, saya melihat kembali kakek tua tersebut, dia duduk dengan tegak dan kaku ditempat duduknya dengan memangku karung tua bagaikan patung.

Kami menanyakannya mau minum apa, dengan terkejut dia melambaikan tangan menolak, kami hendak membantunya meletakan karung tua diatas bagasi tempat duduk juga ditolak olehnya, lalu kami membiarkannya duduk dengan tenang, menjelang pembagian makanan kami melihat dia duduk dengan tegang ditempat duduknya, kami menawarkan makanan juga ditolak olehnya.

Akhirnya kepala pramugari dengan akrab bertanya kepadanya apakah dia sakit, dengan suara kecil dia mejawab bahwa dia hendak ke toilet tetapi dia takut apakah dipesawat boleh bergerak sembarangan, takut merusak barang didalam pesawat.

Kami menjelaskan kepadanya bahwa dia boleh bergerak sesuka hatinya dan menyuruh seorang pramugara mengantar dia ke toilet, pada saat menyajikan minuman yang kedua kali, kami melihat dia melirik ke penumpang disebelahnya dan menelan ludah, dengan tidak menanyakannya kami meletakan segelas minuman teh dimeja dia, ternyata gerakan kami mengejutkannya, dengan terkejut dia mengatakan tidak usah, tidak usah, kami mengatakan engkau sudah haus minumlah, pada saat ini dengan spontan dari sakunya dikeluarkan segenggam uang logam yang disodorkan kepada kami, kami menjelaskan kepadanya minumannya gratis, dia tidak percaya, katanya saat dia dalam perjalanan menuju bandara, merasa haus dan meminta air kepada penjual makanan dipinggir jalan dia tidak diladeni malah diusir.

Pada saat itu kami mengetahui demi menghemat biaya perjalanan dari desa dia berjalan kaki sampai mendekati bandara baru naik mobil, karena uang yang dibawa sangat sedikit, hanya dapat meminta minunam kepada penjual makanan dipinggir jalan itupun kebanyakan ditolak dan dianggap sebagai pengemis.

Setelah kami membujuk dia terakhir dia percaya dan duduk dengan tenang meminum secangkir teh, kami menawarkan makanan tetapi ditolak olehnya.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh sendit

Mei 29, 2009 pada 7:36 am

Ditulis dalam Umum

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.